Andris Wijaya

Nasi liwet instan berbagai rasa seperti jambal, jengkol dan pete adalah usaha yang dirintis Andris sejak tahun 2011. Mewarisi usaha penggilingan keluarga di Kecamatan Samarang, Garut, Jawa Barat, dia melewati jatuh-bangun sebelum Nasi Liwet Instan 1001 Garut produknya diterima pasar. Andris pernah tertipu distributor beras yang kabur sampai kualitas beras yang buruk. Lewat nasi liwet, tak hanya usaha penggilingan keluarga tetap berjalan, tetapi dia juga bisa memberi lapangan kerja untuk 100

  LIHAT PROFIL

B.B Cahyono

Limbah peternakan sapi perah di Lembang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat yang turut mencemari Sungai Cikapundung yang mengalir ke Kota Bandung, membuat Cahyono prihatin. Dia kemudian membuat instalasi reaktor biogas untuk mengolah limbah atau kotoran sapi untuk meminimalkan dampaknya terhadap lingkungan. Untuk membuat instalasi tersebut, Cahyono berbagi ilmu dan memberi kesempatan bagi warga setempat untuk menjadi tenaga kerjanya. Instalasi reaktor biogas yang desainnya dibuat Cahyono

  LIHAT PROFIL

Dian Aryanti

Keinginan untuk berada lebih dekat dengan anaknya membuat Dian Aryanti, wanita kelahiran Garut 21 September 1984 ini mundur dari pekerjaannya. Dian yang tinggal di Tarogong, Garut, Jawa Barat punya lebih banyak waktu luang setelah tidak bekerja, dan akhirnya ia mengisi waktu luangnya untuk membuat pisang roll yang biasa dijadikan camilan di Garut. Di awal pembuatannya, pisang roll Dian ini sangat berminyak dan terlihat tidak menarik. Tapi keinginan Dian untuk menjadikan pisang roll sebagai

  LIHAT PROFIL

Erix Soekamti

Personel band Endank Soekamti, Erix Soekamti atau Erick Christianto punya banyak mimpi. Salah satunya adalah memberdayakan Kamtis Family, nama para penggemar band Endank Soekamti. Dia tak ingin para fans sekadar bersorak atau berfoto bersama saat Endank Soekamti naik panggung, tetapi juga mampu memberdayakan mereka sekaligus berguna bagi sekitarnya. Di satu sisi, lelaki kelahiran Surabaya, 31 Maret 1982 ini juga prihatin dengan langkanya lagu untuk anak-anak. Dia harus berbuat sesuatu untuk

  LIHAT PROFIL

Itmamul Khuluq

Pria kelahiran Lamongan, Jawa Timur, 16 Januari 1986 ini melihat peternak burung puyuh di Karanggede, Boyolali, Jawa Tengah, tak berkembang. Telur burung puyuh hanya dikonsumsi sendiri maupun dijual di pasar sekitarnya. Lewat jejaring yang dia miliki, lulusan S1 Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada ini berusaha membantu memasarkan telur puyuh tersebut. Dengan pengetahuan yang dimiliki, dia juga secara rutin memberi pendampingan kepada para peternak agar hasil telur burung puyuh mereka

  LIHAT PROFIL