DOES University, Cara Erix Soekamti Kembangkan Talenta Anak Muda

Personel band Endank Soekamti, Erix Soekamti atau Erick Christianto punya banyak mimpi. Salah satunya adalah memberdayakan Kamtis Family, nama para penggemar band Endank Soekamti. Dia tak ingin para fans sekadar bersorak atau berfoto bersama saat Endank Soekamti naik panggung, tetapi juga mampu memberdayakan mereka sekaligus berguna bagi sekitarnya.

Di satu sisi, lelaki kelahiran Surabaya, 31 Maret 1982 ini juga prihatin dengan langkanya lagu untuk anak-anak. Dia harus berbuat sesuatu untuk mulai mewujudkan mimpinya. Apalagi ada kekuatan untuk itu, yakni sekitar 2,2 juta fansnya. Erix memilih animasi, karena dekat dengan dunia anak muda dan anak-anak.

Sebagai modal awal, sebagian dari hasil penjualan merchandise Endank Soekamti diperuntukkan untuk DOES Community. DOES, singkatan dari diary of Erix Soekamti, adalah tempat belajar bagi fans yang memiliki minat di bidang animasi.

Bermodal awal Rp 300 juta, Erix memulainya pada 2015 dengan 10 orang fans sebagai siswa. Mereka berasal dari berbagai daerah, seperti Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Balikpapan. Mereka belajar animasi dan dikarantina selama sekitar 6 bulan, gratis. Semua biaya hidup dan belajar mereka selama belajar di Ungaran Timur, Kabupaten Semarang dia tanggung. Kini ada 58 siswa yang menimba ilmu animasi gratis di DOES.