Berita


2015-05-01   1,147

5 Kunci Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.

Tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) erat kaitannya dengan masyarakat dan perusahaan-perusahaan besar. CSR merupakan bentuk kontribusi dari perusahaan untuk masyarakat di sekitarnya, baik secara sosial, ekonomi dan lingkungan masyarakat. CSR merupakan investasi bagi perusahaan demi keberlanjutan perusahaan. Mengalokasikan sumber daya untuk investasi CSR dapat memberikan tujuan yang jelas serta hasil yang terukur.

CSR adalah komitmen dari bisnis untuk berkontribusi bagi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan demi meningkatkan kualitas kehidupan sehingga berdampak baik bagi bisnis sekaligus baik bagi kehidupan sosial masyarakat sekitar. Campbell Nourish adalah produk pertama di Kanada yang khusus mengatasi masalah kelaparan dengan membuat makanan bergizi dalam kaleng yang distribusinya dilakukan melalui agen dan tidak langsung ke konsumen, Nourish memberikan contoh bagaimana sebuah perusahaan bisa mendapatkan manfaat dari CSR karena karyawan dapat bersama-sama mempelajari proses dalam pengembangan produk, produksi , distribusi dan pemasaran.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Impakt Corp, ada lima elemen yang saling terkait bagi perusahaan untuk memaksimalkan investasi mereka dalam CSR atau tanggung jawab sosial perusahaan:

Tujuan Sosial yang Berbasis Bisnis

Banyak contoh CSR yang mengabaikan fundamental bisnis, program CSR harus dapat mencerminkan bisnis apa yang dilakukan oleh perusahaan. Campbell Nourish menggambarkan bagaimana CSR dapat memperkuat tujuan dan memberi manfaat bisnis bagi perusahaan.

Teori Perubahan yang Jelas

Pada satu sisi CSR merupakan kabar baik karena dapat memberikan manfaat bisnis bagi perusahaan, di sisi lain semakin sulit membedakan upaya CSR dari perusahaan dengan perusahaan lainnya. Sebaiknya Perusahaan mengembangkan pendekatan khusus untuk mendorong perubahan sosial yang terukur.

Kualitas dan Kedalaman Informasi

Mengidentifikasi prioritas kebutuhan masyarakat tidaklah cukup, perusahaan sebagai pemangku kepentingan harus bisa memberikan informasi yang signifikan mengenai masalah sosial yang terjadi di masyarakat melalui penelitian, video, dan media sosial.

Upaya yang Terkonsentrasi

Manusia hanya mampu menangani satu sasaran secara efektif dalam satu waktu, oleh karena itu CSR yang dilakukan perusahaan harus terkonsentrasi dan fokus pada satu masalah sosial di masyarakat serta menyelaraskan sumber daya internal dan eksternal untuk mengatasi masalah ini.

Mengikutsertakan Para Ahli

Perusahaan membutuhkan rekanan yang memiliki kredibilitas tinggi yang dapat dilakukan dengan mengikutsertakan para ahli dalam menangani masalah sosial dan organisasi nirlaba. Hal ini dilakukan untuk menyatukan seluruh pemangku kepentingan tidak hanya untuk perusahaan namun juga untuk kepentingan sosial.