Berita


2016-11-22   1,133

5 Tips untuk Pitching Ide Bisnis Sociopreneur-mu

Pitching ini biasa disebut untuk menggantikan istilah presentasi bisnis ke investor. Pitching yang menarik bisa membuat kamu sukses memikat hati investor, tapi untuk bisa pitching sempurna ini kamu perlu banyak praktek dan jam terbang lebih tinggi. Tanpa adanya kemampuan pitching yang baik, bisa jadi kamu malah kalah dan kontrak kerja jatuh ke tangan orang lain. Biar kamu enggak kalah saat pitching untuk bisnis sociopreneur kamu, berikut ini ada lima tips yang bisa kamu lakukan:

  1. Percaya Diri

Untuk memikat hati investor dibutuhkan rasa percaya diri yang tinggi, tapi rasa percaya diri kamu ini juga harus didukung sama kesiapan kamu membahas masalah, solusi, dan aksi apa yang akan kamu lakukan nantinya. 

  1. Fokus

Kamu harus fokus untuk menyampaikan perbedaan kamu dari orang lain yang bisa membuat investor tertarik sama kamu, fokuskan di keunggulan yang kamu punya. Semakin kamu punya banyak keunggulan dibanding yang lain, pastinya semakin membuka peluang besar untuk kamu dapat kontrak kerja karena investor pasti ingat sama kamu dan apa yang kamu tawarkan ke mereka. 

  1. Mainkan Suara dan Bahasa Tubuh

Saat kamu pitching di depan investor, kamu bisa mainkan suara kamu. Sebisa mungkin atur intonasi kamu biar presentasi semakin enak didengar, jangan terlalu cepat atau terlalu lambat dalam menyampaikan ide bisnis sociopreneur kamu. Bahasa tubuh juga perlu kamu perhatikan, jangan terlalu aktif karena bisa mengganggu fokus dari investor, jadi tetap tenang dan fokus sama presentasi yang kamu lakukan. 

  1. Langsung ke Inti Presentasi

Basa-basi memang perlu saat pitching untuk membangun suasana yang santai dan tetap kondusif, tapi jangan terlalu banyak basa-basi karena bisa bikin investor bosan sama presentasi kamu. Sampaikan secara jelas apa yang akan kamu lakukan di dalam bisnis sociopreneur kamu setelah mereka mau berinvestasi. 

  1. Jangan Kaku

Dunia bisnis ini sangat dinamis termasuk dalam bisnis sociopreneur yang kamu jalankan, maka dari itu kamu perlu menyampaikan ke investor kalau bisnis kamu ini fleksibel dan bisa menyesuaikan dengan alur dunia bisnis.

Biar lebih menarik hati investor, kamu juga bisa pakai cara presentasi yang unik dan berbeda dari presentasi biasanya. Pastinya, siapkan materi yang sesempurna mungkin biar kamu siap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi saat kamu pitching.