Berita


2016-10-18   1,133

Bagaimana Sociopreneur Dapat Mengubah Dunia

Akhir-akhir ini, model bisnis ala Sociopreneur sering ditemui. Sebenarnya mengapa peran mereka begitu penting dan bagaimana mereka bisa mengubah dunia. Sean Gogolin merupakan alumni Bowling Green State University Amerika di mana dia mempelajari kebijakan dan analisis lingkungan. Mengenai sociopreneurship atau Social Entrepreneurship, menurutnya adalah konsep yang simple dan produktif, namun masih banyak yang kurang memahaminya. Pada dasarnya Social Enterpreneurship adalah perubahan sosial dengan intuisi bisnis. Menggunakan teknik bisnis untuk isu-isu sosial, sambil tetap memberikan profit alias keuntungan.

Menurut bapak dari sociopreneurship, Bill Drayton, konsep besarnya adalah bisnis dengan cause atau penyebab. Dalam dunia dimana pengembang dan pebisnis begitu berkuasa, kita hidup bergantung pada inovasi teknologi. Oleh sebab itu, daripada hanya berfokus pada keuntungan, para pebisnis menggunakan cara di mana mereka bisa menghasilkan uang sambil melayani publik. Begitu juga menurut Simon Sinek, seorang pengarang asal Inggris yang percaya bahwa ide dari bisnis jangan terbatas pada menghasilkan keuntungan, tapi memaksimalkan ide. Contohnya adalah Apple dengan campaign “Think Different”.

Sean Gogolin yang bergerak di bidang lingkungan percaya bahwa ke depannya, pergerakan di bidang lingkungan harus mencari cara untuk menerapkan prinsip ini. Dan generasi Millenial memiliki kesempatan besar untuk melakukan ini. Di dunia bisnis yang sering bertabrakan dengan aktivitas ramah lingkungan, ide Sociopreneurship ini menjadi penting agar keduanya dapat bekerja dengan harmonis. Mengombinasikan kedua hal tersebut dapat menciptakan praktek sociopreneurship yang berkelanjutan.