Berita


2015-03-15   1,147

Bikin Business Plan dengan Tepat

Sebelum memulai bisnis, ada baiknya Anda membuat business plan dengan matang agar Anda tidak keteteran saat memulai bisnis tersebut karena sudah terdapat pedoman untuk mendapat hasil terbaik. Salah satu langkah pertama sebelum membuat business plan adalah menentukan target pasar Anda dan mengapa mereka mau membeli sesuatu dari Anda. Apakah pasar yang Anda tuju adalah paling tepat bagi produk atau jasa Anda? Ataukah manfaat dengan berurusan dengan bisnis Anda sudah jelas dan apakah sesuai dengan kebutuhan konsumen?

Terdapat beberapa tips yang dapat membantu Anda memperjelas apa yang ditawarkan oleh bisnis Anda, dan identifikasikan pasar yang tepat untuk bangun ceruk bagi bisnis Anda:

  • Perjelas apa yang akan Anda tawarkan, apa yang Anda jual, keunikan apa yang bisnis Anda miliki? Misalnya Anda ingin membuat tempat makan, dan sudah sangat banyak orang menjual makanan di kota Anda, tapi apakah sesuatu hal lebih yang Anda jual yang berbeda dengan yan lain? Dengan demikian Anda akan memiliki target pasar yang sesuai dan memiliki minat terhadap keunikan Anda. Pastikan Anda memahami keunikan bisnis Anda, dan apa-apa saja yang dibutuhkan oleh bisnis Anda untuk memenuhi keinginan pasar yang Anda tuju.
  • Sangat penting untuk mengetahui apa yang Anda jual. Anda tidak ingin menjadi orang yang serba tahu tapi tidak menguasai apapun karena dapat memberikan dampak negatif pada pertumbuhan bisnis Anda. Agar Anda dapat menguasai apa yang Anda jual pastikan Anda menjual jasa atau produk yang spesifik yang menarik pembeli atau pengguna jasa yang prospektif.
  • Membuat ceruk bisnis Anda sendiri sangat penting bagi kesuksesan Anda. Seringkali pengusaha membuat ceruk berdasarkan pengetahuan mereka sendiri terhadap pasar sambil membantu menciptakan survey pasar dengan konsumen potensial untuk membuka bagian-bagian yang tertutup. Beberapa hal yang perlu Anda identifikasi adalah bagian mana saja yang sudah dikuasai kompetitor Anda, bagian mana saja yang tidak digarap oleh kompetitor Anda dan potensi peluang bagi bisnis Anda.

Dengan poin-poin tersebut, Anda dapat membuat business plan berdasarkan tujuan pasar Anda agar Anda tidak berusaha untuk mencaplok pasar yang sudah dimiliki kompetitor Anda dan keteteran di tengah jalan. Sebaliknya, Anda mencoba mencari celah yang belum tergarap oleh kompetitor Anda dan menjalani bisnis yang sukses di sektor tersebut.