Berita


2015-01-15   1,147

Cara Membangun Kepercayaan Pada Media Sosial

Penggunaan media sosial dalam bisnis sedang menjadi tren. Tapi banyak pebisnis yang lupa untuk membangun kepercayaan melalui media sosial. Dan hanya fokus pada aktivitas promosi semata. 

Keunikan media sosial adalah para calon konsumen dapat berinteraksi dengan produsen. Maka dapat dimanfaatkan sebagai sarana membangun kepercayaan. Kepercayaan sangat penting karena hubungan sesama manusia tidak akan meningkat pada level lebih tinggi tanpa kepercayaan. Begitu pula hubungan antara konsumen dengan suatu produk.

Kebanyakan perbincangan tentang digital marketing hanya fokus pada bagaimana mesin pencari seperti Google dapat memunculkan tautan mereka pada halaman pertama. Dan melupakan bahwa ada fitur di media sosial yang dapat dimanfaatkan untuk berkomunikasi.

Ahli media sosial dari Internet Marketing Inc. Carrie Peterson berbagi enam kiat tentang bagaimana cara membangun kepercayaan dengan konsumen melalui media sosial. Berikut selengkapnya ;

1. Bangun Komunikasi yang Berkualitas

Banyak perusahaan  yang hanya mempromosikan produk tanpa memberikan "nilai" yang bermanfaat. Nilai yang dimaksud bisa datang dengan banyak bentuk. Nilai tersebut dapat didisain dalam bentuk hiburan atau informasi. Media sosial adalah tempat yang sempurna bagi produsen untuk memberikan ilmunya pada bidang industri yang digeluti. Secara tak langsung itu akan membuat orang menganggap produk kita adalah benar-benar ahli dalam lingkup yang digeluti.

2. Transparansi

Transparansi adalah hal sensitif bagi mereka yang memegang jabatan eksekutif atau pengambil keputusan pada suatu perusahaan. Tapi di masa digital seperti sekarang transparansi menjadi hal yang akan melekat dengan apa yang diperbincangkan orang terkait produk kita. Maka, transparansi harus dilakukan agar perusahaan dapat mengontrol isu-isu tersebut.

3. Komunikasi Customer Service yang Responsif

Media sosial adalah tempat yang bagus bagi perusahaan untuk dapat memberikan pelayanan. Saat konsumen tahu bahwa mereka dapat berkomunikasi dengan mudah dan cepat melalui media sosial, mereka akan merasa sangat terbantu. Jangan takut akan komplain dari konsumen. Tapi bayangkan bagaimana testimoni yang akan didapat seandainya perusahaan  benar-benar serius menangani konsumen.

4. Meningkatkan Akuntanbilitas

Saat perusahaan terbuka di media sosial dan berhasil menarik konsumen untuk berinteraksi di dalamnya, hal ini akan meningkatkan akuntabilitas perusahaan tersebut. 

5. Cara Mudah untuk Berinteraksi

Media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sarana interaksi yang efektif dan efisien. Ketimbang harus menggelar suatu event yang besa yang belum tentu akan memberikan timbal balik yang diharapkan. Dengan memberikan konten-konten bermanfaat setiap harinya, perusahaan telah melakukan interaksi dengan cara yang paling sederhana dan menyenangkan.

6. Tanggung Jawab Sosial

Perusahaan yang terbuka di media sosial merupakaan bukti bahwa mereka tidak hanya peduli pada produk yang dijualnya tapi lebih dari itu. Perusahaan yang menjaga komunikasinya lewat media sosial akan memiliki lebih banyak peluang karena stakeholder tahu bahwa perusahaan tersebut tidak hanya peduli pada keuntungan. Tapi juga memberikan sumbangsih pada bidang yang digelutinya. Dengan harapan konsumen dapat menyebarkan lagi kebaikkan yang telah diberikan perusahaan lebih luas.

Sumber : http://www.forbes.com/sites/brentgleeson/2012/10/31/6-ways-brands-build-trust-through-social-media/

Sumber Gambar : https://nyobetabeat.files.wordpress.com/2014/11/screen-shot-2014-11-17-at-10-52-09-am.png