Berita


2015-03-30   1,162

Jaga Kenyamanan Pegawai dengan Cara Ini

Tidak peduli jenis usaha apa yang Anda jalankan seperti menciptakan atau menjual, perusahaan Anda tidak akan bisa maju tanpa adanya karyawan. Pimpinan perusahaan dan karyawan harus maju bersama-sama dan berdampingan dengan harmonis. Prof .Leonard J .Glick mengajarkan beberapa cara memotivasi karyawan agar tetap nyaman bekerja dalam perusahaan Anda. Berikut ini beberapa caranya:

Membangun Kepemilikan diantara Pegawai Anda

Anda harus membuat karyawan merasa bahwa mereka memiliki tempat tersebut, tidak hanya sebagai tempat kerja. "salah satu prinsip dari self managed team adalah untuk mengorganisir seputar keseluruhan layanan atau produk," Glick menjelaskan. Dengan kata lain, pastikan bahwa pegawai perusahaan merasa bertanggung jawab atas apa yang konsumen beli. Salah satu cara untuk membuat perasaan tersebut adalah dengan membuat tiap anggota tim familar dengan apa yang tim lain lakukan, mengizinkan mereka untuk mengungkapkan ide-ide untuk kemajuan dan memberi masukan dalam seluruh proses. Jika perannya tidak terlalu difokuskan, buat pegawai Anda bertukar tanggung jawab dari waktu ke waktu. Semua ini berkontribusi terhadap rasa ini milikku, dan kebanyakan orang, ketika merasa itu milik mereka, mereka tidak ingin gagal, tidak ingin menciptakan kualitas yang buruk dan tidak ingin mengecewakan konsumen. 

Percayakan pada Karyawan untuk Meninggalkan Zona Nyaman Mereka.

Beberapa karyawan ingin melakukan tugas yang spesifik terus menerus sampai mereka berhenti, pensiun, atau mati. Jangan segan untuk memberi mereka tanggung jawab baru, ini akan membuat mereka bertumbuh dan menjadi lebih percaya diri atas kemampuan mereka. Meskipun mungkin manajer merasa bahwa mengizinkan pegawainya untuk mencoba hal baru bisa menimbulkan risiko atas produktivitas atau tempat kerja diluar kebiasaan mereka, ini akan mengesampingkan masalah-masalah lain, resiko yang lebih besar adalah ketika orang terbakar oleh rasa bosan. 

Selalu Buat Karyawan Anda Terinformasi

Pemimpin perusahaan memiliki perspektif yang lebih jelas atas tujuan utamanya dari pada karyawan mereka. Memberi tahu bawahanmu apa yang sedang terjadi sangat berharga. Sering kali mereka tidak meluangkan waktu untuk berbagi apa Yang sedang terjadi atau tantangan apa yang dihadapi atau produk apa yang akan muncul dengan karyawannya. Menyebarkan informasi membuat semua orang merasa terlibat dan secara bersamaan memperkuat perasaan diantara karyawan bahwa mereka adalah bagian penting dari perusahaan. 

Karyawan-karyawan Anda adalah Orang Dewasa, Perlakukan Mereka Sebagaimana Mestinya

Dalam bisnis apapun akan ada suatu kabar buruk,  entah berhubungan dengan perusahaan sebagai keseluruhan atau sebagai individu dalam perusahaan, karyawan perlu dihadapkan dengan masalah tersebut dengan perilaku yang tegas dan terpuji. Jika Anda memilih untuk karyawan Anda tidak mengetahui apa-apa ketika ada masa sulit atau ujian, ujungnya akan benar-benar menjadi masalah besar. Rumor biasanya lebih parah dari keadaan sebenarnya karena dalam ketidaktahuan, orang suka mengada-ada.

 Anda Adalah Bos. Ada Kalanya Anda Harus Berperilaku Seperti Seorang Bos

Meskipun isu ini dipengaruhi oleh keseluruhan budaya dari suatu perusahaan, akan tiba masa ketika Anda harus membuat keputusan sebagai seorang pemimpin, terlepas dari segala usaha yang mungkin telah Anda lakukan untuk memahami apa yang pegawai Anda alami.

 Uang Memang Penting Tapi Tidak Sepenting yang Anda Bayangkan

Motivasi datang dari hal-hal Yang sudah saya bicarakan, tantangan pekerjaan, tujuan bekerja, kesempatan untuk belajar, kesempatan untuk berkontribusi. Ketika sampai pada penentuan gaji yang akan membuat pegawai Anda dibayar secara adil, jangan memberi lebih rendah dari semestinya. Jika Anda melakukan hal itu, pada akhirnya pegawai Anda akan tahu dan tidak akan senang.

 Kenikmatan Memang Perlu Tetapi Jangan Berlebihan

Beberapa perusahaan mendapatkan sorotan karena menawarkan kenikmatan yang berlebihan kepada pegawai mereka, pijat, makan siang gratis, meja ping pong, pelayan anak, tapi, sama seperti uang, hal ini cenderung kurang memotivasi karyawan. Seorang manajer perlu mengerti bahwa meskipun kenikmatan-kenikmatan tersebut bagus dan menghilangkan beban karyawan, itu bukanlah pengganti yang baik untuk pegawai.